NEWS BOTAWA– Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara kembali diingatkan untuk meningkatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Pesan tegas itu disampaikan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Imanuel Gurik, SE., M.Ec.Dev, saat memimpin apel pagi rutin di halaman Kantor Bupati Tolikara.
Dalam arahannya, Imanuel Gurik menegaskan bahwa ASN tidak hanya dituntut untuk hadir secara fisik di kantor, tetapi juga harus menunjukkan dedikasi melalui kedisiplinan dan kinerja yang nyata. Menurutnya, salah satu bentuk disiplin itu tercermin dari kehadiran dalam apel pagi.
“ASN wajib mengikuti apel sebagai bentuk tanggung jawab dan dedikasi. Semua pimpinan dan staf OPD diminta tetap berkantor di Tolikara demi menyelesaikan administrasi akhir tahun dengan baik,” tegas Imanuel Gurik.
Disiplin ASN Jadi Kunci Kelancaran Pemerintahan
Kehadiran ASN di tempat tugas menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama menjelang akhir tahun anggaran. Sejumlah pekerjaan administrasi dan program pembangunan memerlukan koordinasi intensif lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Imanuel Gurik menilai, absensi atau ketidakdisiplinan ASN akan berdampak langsung pada pelayanan publik dan pencapaian target pembangunan. Oleh sebab itu, ia mengingatkan setiap pegawai untuk menjadikan apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah kebersamaan, komunikasi, dan penyatuan visi.
Jaga Keamanan dan Ketertiban Bersama
Selain menekankan pentingnya disiplin, Asisten II juga mengajak seluruh ASN bersama masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Tolikara. Stabilitas daerah, menurutnya, adalah fondasi utama agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.
“Kabupaten Tolikara tidak pernah mengalami pemekaran sehingga semua pihak, baik ASN, Lembaga Masyarakat Adat, pihak Gereja, maupun seluruh masyarakat, wajib menjaga wilayah hukum sesuai UU No. 26 Tahun 2002. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak terpengaruh isu dari luar, termasuk kasus Yalimo, karena Tolikara adalah Tanah Injil,” jelasnya.

Baca Juga: Putusan MK Kukuhkan Mariyo Rifai Darus Ajak Masyarakat Papua Bersatu
Imbauan itu disampaikan mengingat dinamika sosial dan politik di sejumlah wilayah Papua yang kerap menimbulkan keresahan. Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
Apel Pagi Berjalan Lancar
Apel pagi yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Tolikara itu diikuti oleh pimpinan serta staf dari berbagai OPD. Suasana apel berjalan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Kehadiran para ASN menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung jalannya pemerintahan di daerah.
Dengan semangat kebersamaan, pemerintah daerah berharap ASN dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui kinerja di kantor, tetapi juga dalam menjaga harmoni sosial di Bumi Karubaga yang dikenal sebagai Tanah Injil.







