NEWS BOTAWA– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah mendapat sambutan hangat dari masyarakat Papua. Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Cenderawasih, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Tokoh masyarakat Papua, Nikolas Demetouw, menegaskan bahwa kehadiran MBG bukan sekadar program jangka pendek, tetapi investasi besar untuk masa depan Papua. “Program MBG atau Makan Bergizi Gratis membantu anak-anak kita agar maju, cerdas, dan siap untuk pembangunan di tanah Papua,” kata Nikolas dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, 22 September 2025.
Investasi Jangka Panjang
Menurut Nikolas, kunci pembangunan Papua terletak pada kualitas SDM. Pendidikan dan kesehatan anak-anak merupakan fondasi penting agar mereka bisa berkompetisi dengan anak-anak dari daerah lain di Indonesia.
“Program ini merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting, terutama untuk memastikan anak-anak Papua tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya.
Nikolas yang juga merupakan tokoh masyarakat Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai, MBG adalah salah satu upaya nyata pemerataan pembangunan yang sejalan dengan cita-cita memajukan Papua.
Pemerataan Pembangunan dan Daya Saing
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/13/fa4b19cd-5983-45de-97e3-fb6db30d0f8e_jpeg.jpg)
Baca Juga: Kabupaten Jayapura Berawan Pagi Hari Hujan Ringan Turun Siang hingga Malamc
Program makan bergizi, lanjut Nikolas, bukan hanya soal memberi makanan, tetapi juga bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan daya saing Papua. Dengan gizi yang tercukupi, anak-anak akan lebih fokus belajar, memiliki daya pikir tajam, serta tumbuh menjadi generasi pemimpin yang mampu membawa Papua sejajar dengan daerah maju lainnya.
“Untuk itu, program pemerintah yang sudah bagus ini, dengan adanya MBG, harus kita dukung bersama. Jangan sampai anak-anak Papua ketinggalan dari provinsi-provinsi lain di Indonesia,” tegas Nikolas.
Nikolas menekankan, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada dukungan masyarakat dan kerja sama semua pihak. Ia mengajak orang tua, guru, tokoh adat, dan pemerintah daerah untuk bersinergi memastikan ini berjalan baik di lapangan.
Nikolas juga mendorong agar program MBG diperluas hingga ke pelosok-pelosok Papua, bukan hanya di kota atau daerah pusat kegiatan ekonomi. Dengan begitu, seluruh anak Papua, tanpa terkecuali, bisa menikmati manfaatnya.
Tonggak Penting Membangun Papua
Di tengah berbagai tantangan pembangunan di Papua, program MBG menjadi titik terang untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat sejak usia dini.




